Ramadhan = Proses

11 09 2008

Ramadhan yang diturunkan ALLAH selama tiga puluh hari ini ternyata merupakan sebuah proses,,

tidak mungkin ada orang yang benarbenar bisa berubah dari kehidupannya yang hancur selama 11bulan langsung jadi benarbenar taat dan takut dimulai dari hari p1 ramadhan,, tapi memang berproses di dalam bulan ramadhan itu sendiriy,,

beruntung bagi orang-orang yang sudah mempersiapkan ramadhan selanjutnya sejak bulan Muharram sehingga ia benar-benar siap untuk menyambut ramadhan dan akan masih merasakan manfaat ramadhan hingga bulan Dzulhijjah,,

sekarang baru ta paham apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW (Allahummashali’ala Muhammad wa’ala ali Muhammad),, Allah memang Maha Besar, semuanya telah diatur dengan benar-benar sempurna,,

Subhanallah…





mencoba memaknai Ramadhan,,

2 09 2008

baru satu hari saja yang dilewati dari bulan suci penuh hikmah ini,, namun ta seperti mendapat segudang rahmat yang dijanjikan itu,, mungkin ini terkesan egois untuk di ceritakan atau bahkan untuk dituliskan, karena makna sesuatu, apalagi sebuah Rahmat yang besar seperti bertemu dengan bulan ramadhan ini pasti sangat subyektif sekali,, satu stimulus yang jelas-jelas sama saja bisa menjadi sangat berbeda di interpretasikan oleh dua orang yang bersahabat atau bahkan kembar sekalipun, jelaaass,, karena interpretasi berdasarkan ilmu yang ta pelajari sangat dipengaruhi oleh pengalaman dan kepribadian seseorang, dan setiap orang insya allah tak akan mungkin sama persis menghabiskan waktu kehidupannya (wallahu’alam),,

Ramadhan tahun ini bagi ta datang diwaktu yang sangat tepat, mungkin ini benar-benar yang dinamakan Rahmat dari ALLAH,, bcos, for me, this year, mY entire future life is saved bY this coming Ramadhan,,

kondisi emosi yang sangat labil dan keteguhan hati yang sedang goyah belakang ini seperti kembali pulih setelah merasakan kembali chemistry yang sangat lekat dengan hadirnya ramadhan ini,, meskipun merasakan rasa rindu pada kehangatan ramadhan ini ternyata juga cukup berat bagi pikiran ta yang sedang berkabut ini, tapi alhamdulillah cahaya itu sangat bermurah hati membagikan sedikit cercahnya pada ta di bulan suci ini, mungkin ALLAH yang Maha Bercahaya sedang mengingatkan ta bahwa meskipun ta sedikit menjauh dalam waktu belakangan ini, namun pintu kembali itu akan selalu terbuka lebar kalau ta benar bersungguh ingin menyulam kembali benang cinta pada-Nya,,

kebingungan yang belakangan ini selalu mengombang-ambingkan ta menjauh ke pusaran keputus asaan ternyata kalah juga dengan gelombang tauhid yang dibawa oleh arus kerinduan pada Sang Maha Pencipta Rindu,,

banyak hal yang membuat ta belajar, meski Ramadhan baru ta lewati satu hari saja,, banyak hal yang melatih ta dan membuat ta sadar, bahwa jejak kehidupan yang ta ukir tak akan pernah berubah, kecuali ta bersungguh taubat memohon ampun pada-Nya, menginsyafi semua yang telah dalam keadaan sadar ta lakukan demi kepentingan duniawi saja,,

berpuasa, meski baru satu hari saja di Ramadhan ini, membawa ta menyelami dunia kesabaran yang begitu luas, sehingga seperempat nya saja mungkin belum sanggup ta mengerti,, begitu banyak misteri dalam menjalankan sabar dan menahan diri dari sesuatu yang disebut hawa nafsu, namun ternyata disana lah letak kenikmatan ramadhan, dimana ta bisa mengurai satu demi satu misteri itu, bukan untuk menemukan akhirnya, namun hanya untuk sekedar mencoba hidup bersamanya,,

dalam satu hari ini, ta paham kenapa banyak orang lebih mengutamakan sebuah proses dari pada hasilnya,, ini dapat ta analogikan sepeti sebuah perjalanan,, ketika ta hanya melihat ke ujung perjalanan atau hanya terus memikirkan tambatan perjalanan tersebut, ternyata pada akhirnya hanya lelah yang akan menemani ta sepanjang perjalanan, namun jika ta menikmati pemandangan sekeliling selama perjalanan, ataupun ikut tertawa pada sebuah candaan seorang kawan, bahkan ikut menangis pun dalam kesedihan sang sahabat, maka perjalanan akan menjadi penuh canda, dan banyak pelajaran yang dapat ta tuai, bukan hanya sekedar kecepatan sampai ke tujuan namun kering dalam penjiwaan,,

…..hanya mencoba untuk memaknai Ramadhan yang penuh makna





Marhaban Yaa Ramadhan

1 09 2008

ALhamdulillah.. I can meet once again with this holy month,,

i’ve just finished my first SahuR (having meal before fasting in the time before the sunrises), I experience so much thing today,,

i miss this ramadhan so much, i always have such a chemistry every time i think about ramadhan, and bcome more and more when i’ve finally arrived in this holy month,,

there so much things i miss about ramadhan,,

i remember when i was a kid, in my elementary school, in a small town name Sungai Apit,, with my family i go to masjid almost every night, but my only purpose going to masjid is to write the speech as my task during ramadhan,, and then i move to Pekanbaru, i also goin to masjid almost every night with my mom and sister, bcos my father always had a duty during ramadhan night that made him always go to the different masjid every night. In pekanbaru, i was a naughty kid, with my friends, we bring our food like chocolate or others to the masjid and when the others are doing shalat Tarawih, we begin our little gathering in the corner of the masjid and eat all things that we’ve brought (not for imitated by other please!! :mrgreen: )

growing old, we realize that going to masjid in every night of Ramadhan Month is not only about the “speech writing as task from school”, but the real aim of the task is to make us go to the masjid and do shalat Tarawih,, so we (me and my friends) left our “masjid adventure” and try to khusu’ in our shalat..

so much fun remembering that time, i miss it so much now,,

as i live in Yogyakarta, far from my lovely pa and miss my mom a lot, i feel sumtin different about Ramadhan These days,,

i miss everything that ever happen bfor,,

yeah,,

not only the “fun” things about ramadhan, but also the warm of the family and a hug from my pa and mOm,,

 

i Miss U a Lot Mom!!

 

Happy Ramadhan EveryOne,,





Semua ini hanya pinjaman,,

31 08 2008

Ada satu lagu Bimbo yang membuat ta tercenung dan benar-benar merasa hina,,

ya,, betapa hinanya diri ta dihadapan ALLAH SWT

 

ini liriknya :

[Lagu : Jaka Bimbo]

[Lyric : Taufik Ismail]

[Vocal : Jaka Bimbo]

[Biola : Asri Sam Bimbo]

[Published by : Pendulum Publishing]

 

Barang Titipan

 

Sebenarnya kita tak punya apa-apa

semua ini titipan saja

badan kita, nyawa kita, istri kita, suami kita

anak kita, harta kita, jabatan, tabungan

tanah dan rumah

semua ini titipan saja

 

suatu hari barang titipan harus dikembalikan

yang punya tak bilang kapan

kita saja yang rapi menyiapkan

malam ini, minggu depan, tahun depan

harus rapi dikembalikan

 

sebenarnya kita tak punya apa-apa

semuai ini titipan saja

 

….apa ta sudah rapi menjaga dan mempersiapkan titipan ini??

atau malah jadi nista dan tersia??

 

Semoga ALLAH selalu menjaga kita

 

Marhaban yaaa Ramadhan,,

Minal Aidin Wal faidzin,, mohon maaaf Dzahir dan bathin,,