lagi, kisah-kisah yang tercecer,,
August 29th, 2010 § 4 Comments
kembali aku ingin berbagi cerita, tentang penggalan kisah yang terjadi di sepenggalah kehidupanku,,
kisah ini tentang enam orang anak manusia yang sedang dalam perjuangan yang sama, sedang mengalami petualangan bersama..
berawal dari sebuah tujuan yang menyatukan enam bocah yang berbeda tingkah dan polah, sebuah hal yang sulit awalnya, dan terasa tak masuk akal, sungguh di luar pemikiran bahwa mereka akan sanggup melewati 4 bulan bersama dan bekerja sama..
itu prasangka di awal kisah, seperti kisah yang lainnya, harus ada praduga untuk memulainya walaupun di akhirnya, semua praduga melebur menjadi kenangan, entah itu indah, entah itu menyakitkan,,
6 bocah itu memiliki keunikan masing-masing,,
…kisah pertama…
di suatu ruangan sedikit mewah dan sangat dingin, berkumpul puluhan bocah yang dibagi menjadi beberapa kumpulan, masing-masing kumpulan diminta untuk menunjuk bocah pengatur, dan disaat kumpulan yang lain sudah dengan mudahnya memilih pengatur mereka, 6 bocah dalam kisah ini masih saja bermusyawarah dan belum bisa menentukan salah satu diantara dua bocah yang ingin mereka pilih menjadi pengatur, sampai semua ini harus diselesaikan secara kekeluargaan oleh dua orang bocah itu,, tak ada penyelesaian memang, namun akhirnya ada yang mengalah, terpilihlah seorang pengatur yang kita panggil dengan si “Stress” (sesuai dengan nama facebooknya),, *grin*
…kisah kedua…
tibalah hari petualangan mereka di mulai, 5 bocah terlihat telah berkumpul di sebuah instalasi mewah di daerah Cengkareng, masih kurang satu bocah padahal rumahnya paling dekat dengan instalasi tersebut,, 5 bocah mulai gelisah, bukan karena khawatir akan keselamatan 1 bocah yang belum datang, tapi karena banyaknya barang yang bertumpuk dan tidak adanya tempat duduk yang nyaman untuk menunggu,, akhirnya satu bocah tersebut datang juga, dengan senyum sumringah tak menunjukkan penyesalan, kita panggil saja dia dengan sebutan “singkong” (baca: BuDin-dari bahasa asli sang bocah singkong) *another big grin*,,
…kisah ketiga…
6 bocah tiba di daerah tujuan mereka yang mereka sebut “Desa kluthuk”, petualangan dimulai tapi hanya senyum-senyum dan cengiran-cengiran bodoh yang tampak di wajah 6 bocah tengil ini, tak tampak kekhawatiran, padahal petualangan mereka tak akan menjadi petualangan yang mudah, perjalanan keras dan berbatu sudah terbentang menanti mereka,, *oke, saya akui bahasa saya untuk kisah ketiga ini agak sedikit berlebihan, tapi inilah bumbu-bumbu cerita,, :p*
…kisah keempat…
dari 6 bocah ini, ada 3 dara cantik jelita, satu si “singkong”, satu lagi kita panggil saja si “tukang tidur” dan yang terakhir tentu saja “aku”, ada 3 pria juga, kita panggil si “stress” dan yang dua biarlah masih menjadi misteri saja ya..
di masa awal kebersamaan mereka, 6 bocah ini selalu mendengar satu lagu yang selalu dinyanyikan hingga merasuki mimpi-mimpi mereka, satu lagu oleh satu bocah yang mengulang lirik reff nya saja, hingga sang bocah berulang tahun dan akhirnya dia mendapat kebebasan untuk menyanyikan lagu itu full,, dia salah satu dari 3 pria misterius itu, kita panggil saja dia si “ce i en te a” sesuai lagu kesukaannya itu.
…kisah kelima dan seterusnya…
kehidupan berlanjut dan begitu juga dengan kisah keenam bocah tengil ini,,
suatu hari mereka harus berpisah jalan, mereka dipaksa mengambil jalan masing-masing dan terjadilah peristiwa naas,, satu dari 3 pria misterius mengalami kecelakaan yang cukup memberikan bekas fisik padanya, namun anehnya dia diam saja, dengan wajah datar tanpa ekspresi kesakitan, diam saja bahkan ketika 3 dara cantik tak tega melihat lukanya, baiknya kita panggil dia si “diam” saja,, dan kini 3 pria itu sudah tak lagi misterius,,
………..
masih banyak kisah, tapi ini lah sebuah perkenalan, akan aku bagikan lagi kisah petualangan konyol 6 bocah tengil ini, tapi dalam kisah masing-masing, nantikanlah,,
……….
komposisi 6 bocah tengil :
si “Stress” : sebaiknya diam saja kalau menghadapi manusia ini, dia bisa tiba-tiba galak tapi bisa tiba-tiba baik sekali, 5 bocah yang lain sangat menyenangi si “stress” kalau dia sedang baik, karena pergi bersama si “stress” sangat hemat, dia terlalu baik untuk ditolak keinginannya untuk selalu mentraktir 5 bocah yang lain,, *shakehand*
si “ce i en te a” : bocah ini sangat low profile sehingga terkenal sering grogi padahal dia punya potensi tersembunyi, ya, suaranya sangat bagus, dan dia sangat suka menyanyikan lagu-lagu patah hati, entah ditujukan pada siapa, biarlah dia menyimpan misteri itu sendiri, karena memang 5 bocah yang lain tidak terlalu peduli pada kisah yang tidak terlalu misterius itu,, *LOL*
si “diam” : unik, karena bocah ini lebih memilih diam saja apapun yang terjadi, kecuali di sodorkan lagu Stasiun Balapan atau cintaku sekonyong-konyong kodir,, *it’s jatilan time!*
si “singkong” : banyak kisah tentang si singkong, tapi dia paling terkenal karena omelannya yang sangat kreatif dan inovatif sehingga apapun bisa jadi bahan omelannya dan dia tidak pernah kehabisan ide untuk ngomel,, mungkin dia memang salah di tampangnya yang terlalu manis dan sering nyengir sehingga kalau ada apa-apa 5 bocah yang lain senang sekali menyodorkan dia karena dia disukai banyak orang,, hohoo *preeettt*
si “tukang tidur” : sesuai dengan namanya, dia punya keahlian khusus dibidang tidur karena dia bisa bergerak cepat sekali jika jam tidurnya sudah datang dan seberapa banyak pun dia tidur, dia akan selalu mengantuk,, dia juga punya sahabat setia yang bernama putri syalala dan pangeran dandan,, *salam jihad!*
si “aku” : tak banyak yang dapat diceritakan tentang bocah satu ini, dia yang paling kecil dan paling suka loncat sana loncat sini dan dia menjuluki dirinya sendiri sebagai The Dark Jasmine yang hanya dia dan Tuhanlah yang tahu maksud dan tujuannya, seperti hanya dia dan Tuhanlah yang tahu kapan dia ingin loncat-locat atau tibatiba joged macam-macam gaya, dan dia juga bisa berubah-ubah bentuk setiap harinya,, *joged ubur-ubur*
…itulah sedikit penjelasan para pemeran di kisah ini, agak wagu memang, yaaa namanya juga bocah,, hohoo *ketawa jungkir balik*
..Candi KimpuLan atau Candi Pustakasala??
August 20th, 2010 § 2 Comments
ada yang familiar dengan candi tersebut??
ya,, memang itu candi baru, yang belum selesai di pugar, bahkan saat ini baru sampai ke tahap ekskavasi karena sempat terhenti selama beberapa bulan karena menunggu wewenang dari BP3 (Balai Peninggalan dan Pelestarian Purbakala).
candi baru ini, bagi yang belum tahu, terletak di komplek Kampus UII, Jl. Kaliurang, Yogyakarta yang tanpa sengaja ditemukan ketika dilakukan penggalian untuk membangun perpustakaan pusat UII sekitar akhir tahun lalu,,
hingga kini, candi tersebut memiliki 3 nama, yaitu Candi Kimpulan (nama dusun disana, oleh BP3), Candi UII (oleh masyarakat), dan Candi Pustakasala (berarti perpustakaan, oleh UII) dan berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani tanggal 2 Agustus kemarin, candi tersebut akan dikelola bersama oleh UII dan BP3.
lalu bagaimana nasib perpustakaan pusat UII?? akan tetap dibangun di tanah itu, tapi tentu saja dengan pengubahan rancangan dan menjadi kan candi tersebut bagian dari landscape perpustakaan itu,,
gotta be so amazing I thought,,
can’T hardly wait,,
pssttt.. dengerdenger pemugarannya bakal selesai ntar akhir Desember 2010, kita lihat saja,,
Belajar dari permainan Halma
November 3rd, 2008 § 8 Comments
Masih ingat permainan halma?? Atau Chinese Checkers in English??
Permainan yang bertujuan memindahkan sekelompok pion (atau apa yah nyebutnya??) menuju seberang dan yang paling cepat berhasil memindahkannya lah yang menjadi pemenang.
Halma jelas merupakan sebuah permainan yang memerlukan strategi, meskipun kebanyakan pemainnya adalah anak-anak, tapi masih akan sangat menaraik bagi para orang dewasa untuk memainkannya, karena strategi merupakan sebuah keharusan untuk dimiliki, dan diasah oleh semua golongan usia (pembenaran karena masih sering memainkannya, hehe :-p ). Dan jelas, strategi berteman akrab dengan logika. Permainan halma adalah cara asyik untuk membuat kita berlatih membuat strategi-strategi dan logika berpikir kita. Halma membuat kita bepikir tapi dengan cara yang mengasyikkan. Think Smart,, Think Fun!!
Dari langkah-langkah yang diambil seseorang dalam bermain halma, sebenarnya merefleksikan sedikit mengenai bagaimana seseorang memecahkan masalah dalam hidupnya, sehingga sedikit banyak, dapat diraba logika berpikir mereka.
Ada beberapa tipe orang yang dapat dikelompokkan berdasarkan permainan halma mereka, tentu saja ini hanya pengelompokan berdasarkan pengalaman dan pemikiran ta dalam sepak terjang ta di dunia per-halma-an,,
Yang pertama : orang yang cepat beradaptasi, kemampuan beradaptasi mereka sangat baik,, atau dengan kata lain, orang yang berpikir dengan cepat,, Think Smart,, Think Fast!! Dalam bermain halma, orang ini akan sangat pintar memanfaatkan keadaan, apapun langkah lawan akan tetap menjadi langkah menguntungkan bagi mereka. Mereka tidak memikirkan strategi secara penuh dan sempurna di awal, sehingga langkah-langkah yang diambil pun tidak teratur dan sering malah menghancurkan strategi lawan, sehingga orang dengan tipe ini hampir akan selalu menjadi pemenang dalam permainan halma. Dalam dunia nyata, menurut ta, kelompok ini merupakan tipe “orang lapangan.”
Tipe kedua : Ta menyebutnya tipe “organisatoris sejati,” karena dalam permainan halmanya, tipe kedua ini memperhitungkan setiap langkahnya dan mempunyai strategi yang cukup matang dan tanpa sadar menjadi seorang perfeksionis. Namun kelemahannya, agak sulit beradaptasi jika langkah-langkah yang telah disusun dengan penuh perhitungan dikacaukan atau bahkan ditutup oleh lawannya. Dalam dunia nyata, tipe ini termasuk “orang pemikir” dan dalam permainan halma, tipe ini akan bersaing ketat dengan tipe I meskipun yang lebih sering memenangkan permainan adalah tipe I, namun disbanding tipe III maka tipe ini akan menang dengan mudah, menurut tipe ini, Think Smart,, Think Detail!!
Tipe ketiga : tipe apa adanya,, Mereka punya strategi seadanya dan tidak pula terlalu tanggap terhadap peluang yang ada, sehingga alam bermain, langkah-langkahnya mudah di tebak dan dipatahkan oleh lawan dan akan dikalahkan dengan mudah jika bertemu lawan dari tipe I dan II. Dalam dunia nyata, orang tipe ini juga terlihat sangat biasa dan hidup mereka pada umumnya datar-datar saja. Orang dengan tipe ini lebih cenderung untuk menjalani hidup apa adanya dan dengan cara yang simple pula, prinsipnya, Think Smart,, Think as it is!!
Lebih lanjut lagi, jika dideskripsikan lebih dalam, maka orang dengan tipe I lebih berorientasi keluar dimana ia bisa dengan cepat akrab dengan orang lain dan mempunyai emosi yang terbuka [mirip extrovert menurut teori Jung]. Sedangkan tipe II mempunyai logika berpikir yang berpusat pada dirinya sehingga kadang tidak memperhatikan sekitar dan melewatkan sebuah peluang karenanya. Orang tipe ini mempunyai emosi tertutup dan sulit memulai sesuatu yang baru. Orientasi orang tipe II adalah ke dalam,, namun jika ia sudah mempunyai sebuah tujuan, ia akan memvisualisasikan ke dalam pikirannya cara mencapainya dengan detail dan menjadi semangat, meski kadang menjadi terlalu focus. Bagaimana dengan tipe III?? Yah,, orangnya sangat apa adanya dan terkadang malah menjadi terkesan malas berusaha, padahal, prinsip mereka, hiduplah seperti air, mengalir mengikuti alur dan arus,,
Udah ah…. Nanti malah harus ganti judul jadi Psikologi Halma
psst.. i’m d 2nd type,, hoho


