this is mY abstract,,

12 08 2009

apa yang sulit dari membuat ringkasan skripsi??
jelas!!
membuat abstraknya yang memukau,,
haa..

ini lah abstrak untuk skripsi ta,,
kalau ada yang berminat berdiskusi (cieee) imel aj saia ya,,

BUDAYA DAMAI DALAM TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, PROVINSI RIAU

Zestadianna Adzel & Faturochman

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada

 

ABSTRACT

Idea that condition of peace is recognized by the absence of wars and violence is now considered as old fashion recognition since peace is now condition that consists of many factors not only about war and violence. Scientist nowadays began to focus research about the culture of peace that applied by one society in one region, which is part of its own culture. This research is exploring about Pacu Jalur tradition (Jalur means big canoe-like ship and Pacu means Race) of Kuantan Singingi Regency in Riau Province to analyze the social-psychological aspects of people joining in this tradition that keep its people hold each other’s hand even this tradition formed as a competition. Using qualitative method and phenomenological approach, this research aims to understand what kind of peace culture that happened to be formed by that tradition. Subjects of this research consist of four categories of people in the structure of Pacu Jalur Tradition, which are partuo (people considered as the chiefs of the region), dukun jalur (person with paranormal powers), anak pacu (young men for running the Jalur at the race) and the society itself, one person from each category. This research shows what makes these people keep living in peace side by side is that this tradition provides them chances to fulfill their various needs and interactions that happen because of this tradition make their social cohesiveness stronger and finally this society is forming a pattern of consensual peace.

Keywords: Peace Culture, Pacu Jalur, Social Cohessiveness, Choice Theory





RumPun mELayu

13 03 2008

images_melayu.jpeg

mungkin ada yang menganggap hal ini sudah basi atau ada yang masih hot untuk membicarakan hal ini, namun saya memang sudah dari lama ingin ikut nimbrung dalam kedahsyatan yang terjadi di hubungan Indonesia dengan jiran kita yakni Malaysia.

sedikit tergelitik juga untuk mengulas tentang panasnya situasi yang terjadi diantara dua negara yang katanya serumpun ini.

beberapa hari yang lalu saya mendengar pembicaraan di suatu radio mengenai beberapa warisan budaya Indonesia yang berlimpah ini dan betapa pentingnya bagi kita untuk mempertahankan kekayaan negeri peninggalan nenek moyang kita ini bersama-sama. sebenarnya hal yang menarik bagi saya siy bukan bagaimana pentingnya bagi kita untuk menjaga harta kita yang tak bisa dinilai dengan uang ini,tapi adalah celetukan dari penyiarnya yang menyebutkan Malaysia sebagai IndonesiB,,

waduhwaduh,, bagi yang membaca ini, jangan protes dulu,, baca dulu sampai akhir,, saya tidak akan membahas mengenai pihak yang benar atau yang salah, saya hanya ingin menyoroti dari sisi yang sedikit berbeda.

kembali pada statement mengenai IndonesiB tersebut, memang tidak terlalu pantas untuk mengatakan hal demikian, apalagi di sebuah media yang banyak pendengarnya,namun hal ini malah menandakan bahwa ada begitu banyak kemiripan bahkan  kesamaan antara kedua negara yang bertetangga ini. seperti yang saya katakan diawal bahwa Indonesia dan malaysia dikenal dengan istilah negara yang serumpun, lalu kenapa banyak kepelikan yang timbul diantara negara yang serumpun ini? bukankah dengan kesamaan kita akan menemukan banyak kecocokan, dan itu awal yang umum dari sebuah persahabatan bukan?

banyak isu yang malah membakar kebaikan yang telah terjalin antara dua negara ini, kenapa kita tidak memikirkan kemungkinan tentang teori konspirasi?

bukankan itu sekarang sedang trend sekali?

bukannya saya ingin ikut-ikutan trend, tapi ada yang menarik disini, Indonesia dan Malaysia dikenal sudah dari lama sering bertikai,, dimulai dari Ganyang Malaysia yang dipopulerkan olah Bung Karno tapi apa maksud disebalik hal tersebut?

yah, ada sebuah tujuan mulia. Indonesia yang dikala itu sedang dalam masa kritis, dimana persatuan dan kesatuan Indonesia di dalam NKRI masih dalam angan-angan indah yang hadir dalam mimpi sebuah bangsa yang telah merdeka ini, maka Bung Karno membuat sebuah musuh nyata di luar Indonesia, seperti sebuah teori dalam psikologi sosial, yaitu realistic conflict theory (nelson, 2002; baron, 2000; hogg, 1988 dalam sarwono 2006) yang menyatakan bahwa persaingan antara ingroup dan outgroup secara otomatis akan terjadi antara sub kelompok selama sumber-sumber terbatas dan tidak ada tujuan bersama.

maka yang dimaksud Bung Karno dengan menyuarakan Ganyang Malaysia tersebut adalah agar Indonesia mempunyai sumber bersama dan kesatuan Bangsa menjadi kenyataan, meski rencana ini tak pernah terwujud karena Bung Karno turun tahta beberapa thn kmudian.

begitu panjang sejarah pertikaian Indonesia dan Malaysia, sehingga rasa traumatik tersebut

selalu menghantui hubungan kedua negara ini, jadi kenapa tidak mencoba berteori yang menarik?

coba bayangkan apa yang sedang terjadi di intern Malaysia?

masyarakatnya tidak begitu tau dengan gejolak yang ada di Indonesia, betapa kebencian itu semakin ditumpuk, malah saya pernah membaca bahwa mereka mengatakan penduduk Indonesia terlalu berlebihan dalam merespon semua ini.

dan tak dapat dipungkiri, budaya dan fisik masyarakat melayu di Malaysia dan penduduk Indonesia di bagian barat sangat mirip,jika tak boleh dikatakan serupa.

apa ada masalah dengan kemiripan tersebut?

saya rasa iya,,

teori saya yang pertama adalah (teori?? bukan, ini hanya sebuah dugaan, atau hipotesis) ada pihak yang tidak senang jika hubungan baik Indonesia dan Malaysia terjalin, karena jika itu terjadi, maka melayu akan berjaya sekali di Malaysia, karena Indonesia adalah sebuah negara berpenduduk banyak bukan??

hm.. silahkan jika ada yang ingin melanjutkan,,

saya sangat ingin sekali mendapat komentar tentang hal ini.

Persatuan Indonesia dan Malaysia? bayangkan betapa kuatnya kita jadinya??

hmhmhm,,menarik,, menurut saya…