a wish..

May 28th, 2012 § 1 Comment

wah.. hari ini ujian akhir semester kuliah saya..

good luck semuanya..

:)

You can do it if you believe so..

Class dismiss!

May 11th, 2012 § Leave a Comment

It is a pending post.. i've been planning to write this post since 2 weeks ago..

Finally, it’s a wrap..

Kelas Pengantar Psikologi untuk semester genap 2011-2012 ini akhirnya berakhir dua minggu yang lalu dan ini kelas kedua bagi saya. whadda fun!

Seperti biasa, di akhir kelas perpisahan, saya selalu minta para mahasiswa menuliskan kesan dan saran mereka untuk cara mengajar saya, dan mereka cukup jujur menuliskan positif dan negatif dari cara mengajar saya serta saran yang mereka berikan pun cukup menarik.. Thanks a bunch guys! it’s been a pleasure to learn with you all… :)

Beberapa hal besar yang saya bisa simpulkan dari kertas-kertas yang mereka kumpulkan, mereka suka dengan pengaturan kelas melingkar yang saya aplikasikan sesuai dengan kelas Psikologi emosi saya waktu kuliah dengan seorang Profesor hebat, Bu JEP.. I actually love the way she taught me back then. Selain belajar dari pengalaman saya, pengaturan kelas itu juga saya lakukan karena tahun lalu saya mendapat saran bahwa para mahasiswa suka pengaturan seperti itu dan mereka merasa lebih nyaman untuk saling bertukar pendapat dengan posisi “equal” seperti itu (tahun lalu saya hanya berlakukan pengaturan duduk di diskusi menjelang akhir semester.)

Hal selanjutnya yang mereka suka juga adalah hukuman menyanyi bagi para mahasiswa yang terlambat, namun mereka juga meminta supaya saya lebih tegas sehingga tidak banyak yang bisa terlambat seenaknya sampai hampir tiap minggu. Alright then, I will make a strict rule for the next class..

Kemudian ada yang bilang kalau saya terlalu sedikit memberikan tugas, padahal saya sudah agak takut kalau ternyata saya malah berlebihan memberikan tugas, maklum, saya belum benar-benar bisa membuat standar tugas yang pas. It is something that I need to learn from experiencing it.. atau mereka bikin saran ini karena tahun depan kan gak mungkin saya ngajar mereka lagi? hehee nice suggestion by the way…

The fact that my age is not so far from their age makes this lecturing more interesting and they ask for more “curhat time” while what I want is different, I need to cut out the sharing time (beside sharing about the lesson of course) due to the massive things i have to deliver for them. I think I will provide the after or outside session for them in a regular time, or based on their need. yeah, call me a call lecturer.. *sound weird*

One thing that I need to do is read more, more and more, because this youth whom I teach is very smart!

by the way, Selamat UAS ya semuanya.. hohooo

Membicarakan Kepribadian Sehat

April 18th, 2012 § 2 Comments

Dua minggu ini, pembahasan di kelas Pengantar Psikologi saya bersama para mahasiswa yang ganteng dan cantik, adalah mengenai Kepribadian yang sehat. Mereka bukanlah mahasiswa dengan kekhususan Psikologi, mata kuliah ini hanya sebagai penunjang karier mereka nanti, jadi saya lebih senang memberikan materi yang aplikatif bagi mereka, bisa mereka laksanakan dalam kehidupan mereka sehari-hari dan dalam tugas mereka nanti, walaupun tujuan saya sebenarnya sangat sederhana, semoga dengan belajar psikologi mereka jadi lebih mengenal diri mereka sehingga mereka bisa menggali potensi mereka dan berhasil di dunia abu-abu mereka nanti.

Kepribadian yang sehat menurut saya adalah kepribadian yang bisa beradaptasi dengan kebutuhan dirinya, tuntunan masyarakat dan keadaan lingkungannya. Adaptasi disini bukan lah secara harfiah seperti adaptasi dalam biologi, meskipun dalam proses ini kita tetap harus melakukan adaptasi secara biologis. Adaptasi yang harus dijalani oleh individu dalam kehidupan sehari-harinya sangatlah kompleks, entah itu adaptasi emosi, adaptasi tingkah laku, adaptasi pola pikir ataupun adaptasi psikis lainnya, dan kehidupan itu adalah pola-pola adaptasi yang menuntut kita untuk terus berubah agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan.

Ada banyak ahli yang mengajukan teori mengenai kepribadian, bagaimana kita memahami kepribadian seseorang, bagaimana kepribadian itu berkembang, apa struktur dari kepribadian itu dan apa ciri-ciri kepribadian yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Kali ini saya memfokuskan kelas untuk membahas kepribadian yang sehat berdasarkan ahli-ahli dalam buku Psikologi Pertumbuhan Diane Schultz dengan tujuan agar para mahasiswa ini beli buku dan membaca buku tersebut karena saya mendapat bisik-bisik kalo mahasiswa di sini sangat jarang membeli buku apalagi membaca buku dan ternyata setelah saya mengumumkan tugas ini, mereka bahkan terbukti sebagian besar sangat jarang ke toko buku… #miris

Dalam buku Schultze ini, beliau mengulas mengenai beberapa model kepribadian yang sehat menurut beberapa ahli, yaitu Orang yang matang menurut Allport, Orang yang berfungsi sepenuhnya menurut Rogers, Orang yang produktif menurut Fromm, Orang yang mengaktualisasikan diri menurut Maslow, Orang yang terindividuasi menurut Jung, Orang yang mengatasi diri menurut Frankl, dan Orang yang di sini dan Kini menurut Perls. Saya membagi kelas menjadi 7 kelompok agar masing-masing kelompok mempresentasikan satu teori. Presentasi menjadi sangat menarik karena adanya benturan antara masing-masing teori tersebut sehingga kelas jadi lebih hidup dan tugas saya jadi lebih ringan karena akhirnya mereka bisa menemukan sendiri pemahaman atau “insight” yang benar dari pertentangan-pertentangan yang awalnya mereka buat sendiri. :D

Berikut akan saya paparkan penjelasan Schultze mengenai teori-teori tersebut :

Orang yang matang menurut Allport adalah orang yang memiliki intensi-intensi kepada masa depan, fokus pada kesadaran, tidak tenggelam pada masa lalu, berorientasi pada masa kini dan masa depan, cenderung meningkatkan tegangan diri untuk terus mencapai yang lebih, memiliki persepsi yang obyektif dan sadar jika ada tanggung jawab kepada orang lain, tidak hanya memikirkan diri sendiri.

Orang yang berfungsi sepenuhnya menurut Rogers  adalah orang yang memiliki dorongan untuk terus mengaktualisasikan dirinya sehingga akan terus meningkatkan tegangan dalam dirinya sebagai respon agar terus mengembangkan diri, fokus pada kesadaran, tidak tenggelam dalam kejadian masa lalu atau obsesi masa depan namun sangat berorientasi pada “saat ini” dan memiliki persepsi yang subyektif, namun Roger tidak menjelaskan mengenai tanggung jawab kepada orang lain. Dalam teori Rogers juga ada yang disebut dengan unconditional positive regards dan client-centered therapy. Unconditional Positive Regards menjadi syarat utama kepribadian yang sehat menurut Rogers, dimana hal ini memberikan seseorang perasaan bahwa ia adalah orang yang berharga dalam semua hal dan juga bisa menghargai orang lain. Konsep Client-centered therapy milik Rogers memberikan fokus kepada “Klien” untuk perlahan mengubah kepribadian mereka, bahwa mereka lah yang bisa membantu dirinya, sehingga tidak ada ketergantungan pada therapistnya.

Orang yang produktif menurut Fromm adalah orang yang menjadikan produktivitas sebagai pendorong diri utamanya dan juga fokus kepada kesadaran meskipun juga menekankan pada pengalaman masa lalu yang berpengaruh pada hal-hal masa kininya. Orang yang produktif ini memahami tanggung jawabnya kepada orang lain dan memiliki persepsi yang obyektif. Teori ini tidak menjelaskan apakah peningkatan atau penurunan tegangan yang menjadi dorongan utama seseorang mengambil sikap tertentu.

Orang yang mengaktualisasikan dirinya menurut Maslow adalah orang yang sudah memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar dan menengahnya sehingga ia bisa mulai mengambil tingkah laku yang menggambarkan bahwa ia menuju tahap pengaktualisasian dirinya. Teori ini sangat terkenal, terutama dengan Hierarki kebutuhan milik Maslow sehingga ketika sampai pada diskusi mengenai kepribadian yang sehat menurut Maslow, ada sedikit perdebatan yang muncul karena konsep “aktualisasi diri” yang sangat terkenal dan terkadang penggunaannya pun salah. Orang teraktualisasi menurut teori ini mempunyai fokus pada kesadarannya dan tidak menekankan pada pengalaman masa lalunya karena yang terpenting adalah masa kini. Orang yang teraktualisasi selalu cenderung untuk meningkatkan tegangan dalam diri mereka dan menganggap peranan dan tujuan dari pekerjaan mereka itu sangat penting. Persepsi mereka bersifat obyektif dan mereka juga memahami bahwa mereka juga harus bertanggung jawab atas sikap mereka sebagai bagian dari tanggung jawab mereka kepada orang lain.

Orang yang terindividuasi menurut Jung memilki dorongan untuk merealisasikan dirinya namun tidak dijelaskan bahwa ia cenderung untuk menurunkan atau meningkatkan ketegangan dalam dirinya. Teori ini memfokuskan pada alam bawah sadar dan kesadaran secara seimbang, tidak seperti psikoanalisa milik Freud yang sangat fokus pada alam bawah sadar. Teori ini mengenal alam bawah sadar kolektif yang menjadi dasar kepribadian individu dan mengatur seluruh tingkah laku sekarang sehingga menjadi hal yang paling berpengaruh dalam kepribadian. Masa lalu dan masa depan dianggap sama berpengaruhny dalam menentukan tingkah laku masa kini. Namun sayang teori ini tidak menjelaskan mengenai tegangan diri dan peranan dari pekerjaan, tujuan bagi individu dan tanggung jawab pada orang lain.

Orang yang mengatasi diri menurut Frankl mempunyai dorongan untuk memberi arti pada hidupnya dan fokus pada kesadaran dan lebih memberikan tekanan pada masa lampau dan masa depan dibanding pada masa lalu. Orang dengan kepribadian sehat menurut teori ini cenderung untuk mencari cara agar dapat meningkatkan tekanan dalam dirinya dan peranan pekerjaan dan tujuan-tujuannya menjadi memiliki peran yang penting dalam perkembangan kepribadian. Tanggung jawab juga diperlukan dalam hal ini walaupun tidak dijelaskan sifat persepsinya.

Orang yang di sini dan kini menurut Perls adalah orang yang fokus pada kesadaran dan tidak menganggap masa lalu dan masa depan sebagai hal yang begitu penting dalam menentukan tingkah laku di masa kini. Peranan  pekerjaan dan tujuan tidak ada namun sifat persepsinya obyektif. Teori ini sangat terkenal pada saat Perls masih hidup karena dia adalah contoh nyata orang dengan kepribadian di sini dan kini, namun setelah Perls meninggal tidak ada yang dianggap dapat menjadi pemimpin teori ini lagi. Hal yang sangat kontroversial dari teori ini adalah bagaimana Perls mengajarkan bahwa orang dengan kepribadian sehat cenderung menjadi tidak mengindahkan orang lain, karena yang diajarkan adalah urusanku adalah urusan ku dan urusan mu adalah urusan mu.

Sangat menarik jika kita membicarakan mengenai ciri-ciri kepribadian yang sehat. Menurut saya, ciri-ciri ini tetap harus disesuaikan dengan budaya di sekitar individu sehingga harus ada adaptasi kembali. Inilah yang juga menjadi perbincangan ketika diskusi, “apakah hal ini bisa kita jadikan standar di Indonesia?”

#1 “Fear to overcome”

September 27th, 2011 § Leave a Comment

I found an interesting feature of wordpress that help you to get some ideas to write, and it’s kinda challenge me to write about those stuffs.

There are 3 things they chose to ask me, i’ll answer it post by post so that they could tell that they are really succeed with this feature!

:)

First..

Share a fear that you’re working to overcome.

Fear!

Based on David R. Saliba,  A Psychology of Fear: The Nightmare Formula of Edgar Allan Poe book, Fear is the emotional response to the perception of an alternating loss of control and regaining of control.  [Lantham, MD: University Press of America, 1980].

In this site, Fear described as one of the primary emotions, together with joy, anger, and grief. And accompanied by a series of physiological changes produced by the autonomic nervous system and adrenal glands, including increased heart rate, rapid breathing, tenseness or trembling of muscles, increased sweating, and dryness of the mouth.

While stated in Wikipedia, fear is a distressing negative sensation induced by a perceived threat. It is a basic survival mechanism occurring in response to a specific stimulus, such as pain or the threat of danger. In short, fear is the ability to recognize danger leading to an urge to confront it or flee from it (also known as the Fight or Flight response) but in extreme cases of fear (terror) a freeze or paralysis response is possible.

From all the descriptions above, i will use the term Fear for its psychological meaning. Fear that I need to fight now is my fear of failing.

Yes. I fear to fail so that i never truly make efforts to done something that i really need to conquer my future.

I have a big plan for my future but i’m afraid to make a move because i’m afraid of failing. I need to overcome this as soon as possible, because that something I have to done for my plan, it’s better to start soon due to the very short deadline.

I am now organizing my plan, making a to do list, and start to done “small thing first” and i found those things very useful to overcome my fear of failing. Those actions is making me so busy that i barely have time to feel the fear anymore, but I’m still working on it.

wish me luck! *finger cross*

-Dimas & Wenny-

September 8th, 2011 § 5 Comments

once upon a time..

a princess walks in a rhyme..

holding hands with a prince in a dime..

to a chamber where making love is no longer a crime..

one day in the calendar..

colors cover the cellar..

music comforts a heart war..

holding breath till the last bar..

syahdan dalam suatu masa..

mulut tak cukup lancar berkata..

mata tak mampu mengunggap rasa..

saat IJAB telah tiba..

Satu Bulan di Kalender Gregorian..

tepat berhanti di angka sembilan..

hari ke delapan untuk kesakralan..

hari ke sebelas untuk perayaan..

Sebuah masa dalam persahabatan..

saat belia kebersamaan..

saat dewasa penuh dukungan..

saat tua masa kenangan..

..8 September 2011..

ikrar diucap cinta berbalas..

mencapai Ridho Allah harus bergegas..

doa terkirim dengan tangkas..

untuk sahabat yang tak lagi bebas..

saling mengikat semoga tak lepas..

untuk cinta sepanjang hayat yang tak pernah tuntas..

Happy Wedding my dear Dimas & Wenny
tak ada cukup alasan untuk ketidakhadiran
hanya doa yang sanggup terlisan
semoga diberi kemakluman
karena aku turut bahagia bersama kalian…
Jakarta, 8 September 2011

p.s I grabbed it from Dim’s Twitter Profile Pic

-all for black-

March 26th, 2011 § 1 Comment

I love black, that’s why i feel an urge to copy-paste this article from here..

enjoy it guys and gals!

All About the Color BLACK

Written by Kate Smith, CMG, CfYH

Introducing black

Meaning, symbolism and psychology of color: All About the Color blackBlack is authoritative and powerful; because black can evoke strong emotions, too much can be overwhelming. Black represents a lack of color, the primordial void, emptiness. It is a classic color for clothing, possibly because it makes the wearer appear thinner and more sophisticated.

How the color black affects us physically

  • makes one feel inconspicuous
  • provides a restful emptiness
  • is mysterious by evoking a sense of potential and possibility

Black around the globe

  • In Chinese culture, colors corresponded with the five primary elements, the directions, and the four seasons. Black was associated with water, north, and winter.
  • In Aztec culture, black represented war because black obsidian glass was used as the cutting edge of battle swords. It was also the symbol of religion; priests wore no other color but black.
  • In the west, black is the color of mourning but the custom of wearing unadorned black clothing for mourning dates back at least to the Roman Empire, when the Toga pulla made of dark-colored wool was worn during periods of mourning.
  • In rural areas of Mexico, Portugal, Spain, Italy and Greece widows will wear black for the rest of their lives. The immediate family members of the deceased will wear black for an extended period of time.
  • In England, taxi cabs are traditionally black.
  • In China, black is a traditional clothing color for boys.

Political associations with black

  • Mussolini’s Fascist militia was known as “the Blackshirts.”
  • Black is the color of the Portuguese political party Leftwing Bloc.

Interesting facts about black

  • A black cat crossing one’s path is considered bad luck in many cultures, except in England, where spotting a black cat is considered good luck.
  • Black implies weight — people will think a black box weighs more than a white one.
  • The color black is associated with sophistication and power…tuxedos, limousines, judge’s robes, and priests’ attire are all typically black.
  • Musicians in an orchestra pit often wear all black during live concerts, so as not to draw attention away from the stage performers.
  • The color black is so widely regarded as sophisticated in fashion that the term “the new black” is often used to describe and give merit to a color trend.
  • One old wives’ tale claims that if a woman is buried wearing the color black, she’ll come back to haunt the family.
  • Dr. Jigor Kano, founder of Judo, created divisions among students using Belt colors, in order to give students recognition for certain achievements. The Black Belt is the highest color belt in most martial arts, including ITF and WTF of Tae Kwon Do. Black symbolizes the combination of all colors of the universe. From black, all colors originate and spring up to create the lively rainbow. The Black Belt is the beginning of true achievement, understanding and wisdom, and blending the mind and the body into one, into a unity within oneself and with the universe.

Black in athletics and sports

  • Football teams include the Oakland Raiders, New Orleans Saints, and Carolina Panthers.
  • Baseball teams include the Chicago White Sox, San Francisco Giants, and Pittsburgh Pirates.

Black as a signature color

  • Johnny Cash — This country music icon was referred to as “the man in black.”
  • Roy Orbison — His trademark black sunglasses caused a lot of speculation.
  • Kiss — American rock band Kiss was known for their black wigs, black clothes, and painted faces.

Companies or brands identified with black

  • Chanel

See more brand, trademark, & signature colors…

Popular phrases that include black

  • Black comedy: creating comedy out of a tragic event or situation
  • Black coffee: coffee without milk
  • Black belt: the highest awarded belt in the martial arts
  • Blackball: voting against someone in a secret manner to prevent them from becoming a member of a club
  • Blackmail: to demand payment or action by means of a threat
  • Black sheep: a bad character in an otherwise respectable group
  • Black day: a bad day; often used before the name of a paticular day to symbolize a tragic event, such as black Tuesday or black Friday.

Please note that while the terms above illustrate how black has historically been used in language, equating black to negativity is outmoded and using these terms could be hurtful. Like color, language is a powerful tool, so please always choose your colors and words wisely.

See our list of popular phrases that include color…

Quotes about black

  • “I’ve been 40 years discovering that the queen of all colors was black.” — Pierre-Auguste Renoir
  • “Black is real sensation, even if it is produced by entire absence of light. The sensation of black is distinctly different from the lack of all sensations.” — Hermann von Helmholtz
  • “I wear the black for the poor and the beaten down, / Livin’ in the hopeless, hungry side of town, / I wear it for the prisoner who has long paid for his crime, / But is there because he’s a victim of the times.” — Johnny Cash
  • “Without black, no color has any depth. But if you mix black with everything, suddenly there’s shadow – no, not just shadow, but fullness. You’ve got to be willing to mix black into your palette if you want to create something that’s real.” — Amy Grant
  • “People can have the Model T in any color – so long as it’s black.” — Henry Ford
  • “Black is not a color.” — Edouard Manet
  • “There’s something about black. You feel hidden away in it.” — Georgia O’Keeffe
  • “Black seems to make a colour cloudy, but darkness doesn’t. A ruby could thus keep getting darker without ever becoming cloudy; but if it became blackish red, it would become cloudy.” — Ludwig Josef Johann Wittgenstein
  • “Black is a color of power and strength, and to see all those players, with the captains linking their arms in front – it’s a powerful picture.” –H ayden Fry

See entire list of quotes about color…

What it says about you when you buy a black vehicle

There is no question that the vehicle you drive is an extension of your personality — an unspoken but clear message to the rest of the world.

  • The message you send by driving a Black vehicle: Empowered, not easily manipulated, loves elegance, appreciates classics.

 

From The Color Answer Book by Leatricce Eiseman with permission

 

Songs with black in the title

  • “Baby’s in Black” by The Beatles
  • “Paint it Black” by The Rolling Stones
  • “Back in Black” by AC/DC
  • “Back To Black” by Lucinda Williams
  • “Black and Blue” by Van Halen
  • “Black and White” by Three Dog Night
  • “Black Betty” by Lynyrd Skynyrd
  • “Black Country Woman” by Led Zeppelin
  • “Black Crow Blues” by Bob Dylan
  • “Black Magic Woman” by Carlos Santana
  • “Black Velvet” by Alannah Myles

Black in the garden

  • Why grow black flowers? Not just for the sake of having a conversation piece in your garden, although they are good for that. The best reason is because they have so many design uses. For example, black flowers are great for cooling down hot colors, like fire-engine-red ‘Lucifer’ crocosmia or hot-orange Mexican sunflower. Garden Gate Magazine
  • The magic of black flowers has attracted our attention for centuries. Black tulips and black roses appear to originate from a fairytale world.
  • A pure black flower is the Holy Grail of plant breeders worldwide. Their improbable and “unnatural” color inspires a powerful feeling of mystical expectation. Read more about black flowers from the Flowers and Plants Association
  • Creating a black garden needs to be given some thought. Is your aim formal or modern? Do you wish to use black as accents and highlights or as the main color? Forget people who say that black cannot be used on its own and don’t argue over what is or is not black, just simply plant it. Use the differing tones and hues to enhance the overall feeling. Be certain of one thing: this color is not gloomy. It is modern, vibrant, and sexy. It mixes so easily with other colors of the spectrum, above all with green, chartreuse, gold, and silver. Karen Platt

Black and our sense of taste

  • Black tea accounts for over 90% of the tea consumption in the western world. The characteristic flavors of black tea range from flowery to fruity, nutty, and spicy and emerge during the production process. SpecialTeas
  • A pinch of black pepper is added to almost every type of recipe imaginable. Once used as currency and presented to the gods as a sacred offering, it is fortunate that this most popular of spices is available throughout the year. whfoods.org
  • True licorice candy contains an extract from the root of the licorice plant, Glycyrrhiza glabra. This licorice root has been used since ancient times to flavor and sweeten candies, teas, throat lozenges, pharmaceuticals, and other products. Today many, but not all, black licorice candies are flavored with licorice extract. Hersheys.com

Black and our sense of smell

  • Anise: Licorice scent. An all time favorite of licorice lovers. Aromatherapy benefits: Cheering, sense-enhancing, mildly euphoric. -Scent It.com
  • Licorice: mysterious, spicy-sharp, almost louche — as scents go, licorice is notoriously polarizing. Blended into perfumes, it gives otherwise ho-hum fragrances a “sexy, murky spin.” Cristina Mueller (Lucky magazine Sept. 2006)
  • “Licorice” was the original scent of the black colored Magic Scents Crayons from Binney & Smith Inc., introduced in 1994 with mostly food scents. However, there were numerous reports that children were eating the food-scented crayons, so the food scents were retired and replaced with non-food scents. The scent for the color black became “leather jacket.”

in Allah we trust..

March 11th, 2011 § 2 Comments

seriously,,

we will never know when our precious life stop,,

look at Japan,,

sudden attack of Tsunami,,

it hurts,,

God bless u all, Japanese,,

#PrayForJapan

Fainting Game

January 17th, 2011 § 4 Comments

udah lama pengen post tentang ini tapi gagal terus,,

hmm,,

beberapa minggu yang lalu saya baca artikel tentang meninggalnya anak di Amerika akibat bermain “fainting game” (belum berhasil menemukan istilah Indonesia.. kalo diartikan secara harfiah sih maksudnya permainan pingsan-pingsanan).

Fainting Game atau biasa juga disebut Choking Game atau pass-out game, space monkey, scarf game, space cowboy, California choke, the dream game, cloud nine, juga purple hazing adalah permainan yang cukup terkenal di kalangan anak-anak di Amerika, dimana tujuan permainan itu adalah merasakan sensasi “dying” atau sensasi orang ketika sekarat terlebih lagi hal itu dimaksudkan untuk “getting high” tanpa meminum obat-obatan. Permainan ini bermaksud memotong aliran oksigen ke otak sehingga merasakan euforia seperti yang di dapat ketika meminum obat-obatan. PARAH! karena dalam permainan itu biasanya mereka juga memakai alat bantu untuk memutuskan sejenak aliran oksigen ke otak mereka dan membuat “melayang”. Alat bantu itu antara lain ikat pinggang yang di ikat ke leher, jepitan untuk menutup hidung, dan banyak lagi yang lainnya yang dapat membuat oksigen berhenti mengalir sejenak, dan ini sudah banyak MEMAKAN KORBAN lho!

Menurut Center for Disease Control (CDC), ada sekitar lebih dari 80 kasus kematian diakibatkan oleh permainan ini pada anak-anak yang berusia 5 – 19 tahun periode 1995-2007 dan lebih banyak dialami oleh anak laki-laki, namun permainan ini sama bahayanya bagi anak perempuan dan laki-laki. Beberapa tanda yang bisa dilihat dari anak-anak yang sudah terjangkit permainan ini antara lain:

  • luka atau bekas luka di leher
  • mata merah
  • memakai pakaian yang menutupi leher walaupun cuaca panas (bukan jilbab loh maksudnya)
  • kebingungan atau disorientasi setelah ditinggal sendirian untuk beberapa saat
  • menyimpan barang-barang tidak wajar seperti tali tambang, ikat pinggang, syal, atau tali-tali untuk mountaineering
  • sering mengeluh sakit kepala bahkan dalam tingkat sangat kesakitan
  • tingkah laku yang mencurigakan, merusak, dan suasana hati yang tidak terduga
  • pendarahan di bawah kulit muka dan mata.

Walaupun permainan ini sudah banyak memakan korban, penelitian yang dilakukan belum terlalu banyak mengenai permainan ini, namun secara umum dapat disimpulkan beberapa penyebab anak-anak menggemari permainan ini, antara lain:

  • dilakukan di kelas agar dapat membolos pelajaran
  • tekanan teman sebaya, tantangan, bahkan syarat untuk bergabung dengan kelompok tertentu
  • rasa penasaran mengenai sensasi mendekati kematian
  • ketagihan atas rasa “melayang” hadir
  • prospek untuk intoksikasi tanpa mengeluarkan biaya.

sewaktu pertama kali membaca postingan tentang ini, saya kaget karena sudah begitu putus asakah manusia sehingga ingin merasakan sensasi maut dan bercanda dengan kematian? atau ini malah tanda-tanda manusia sudah semakin kreatif?

sumber2: sini dan sini

untuk mencegah bertambahnya korban dari permainan ini, tentu perhatian intensif dari orang tua terhadap perkembangan anak-anaknya menjadi solusi utama dan komunikasi dua arah antara anak dan orang tua harus mampu diciptakan agar anak tidak menyimpan sendiri permasalahannya yang mengakibatkan ia mencoba mencari solusi dengan cara yang salah atau bahkan melarikan diri dari kehidupannya. Kontrol orang tua dalam kehidupan anak tentu sangat penting, tapi orang tua juga harus paham batas-batas privasi sang anak sehingga tidak malah menimbulkan sensasi terkekang pada anak yang malah berujung pada perilaku yang lebih anarkis,,

semoga post kali ini berguna,,

ada yang bisa share lebih lanjut?

:D

this is mY abstract,,

August 12th, 2009 § 2 Comments

apa yang sulit dari membuat ringkasan skripsi??
jelas!!
membuat abstraknya yang memukau,,
haa..

ini lah abstrak untuk skripsi ta,,
kalau ada yang berminat berdiskusi (cieee) imel aj saia ya,,

BUDAYA DAMAI DALAM TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, PROVINSI RIAU

Zestadianna Adzel & Faturochman

Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada

 

ABSTRACT

Idea that condition of peace is recognized by the absence of wars and violence is now considered as old fashion recognition since peace is now condition that consists of many factors not only about war and violence. Scientist nowadays began to focus research about the culture of peace that applied by one society in one region, which is part of its own culture. This research is exploring about Pacu Jalur tradition (Jalur means big canoe-like ship and Pacu means Race) of Kuantan Singingi Regency in Riau Province to analyze the social-psychological aspects of people joining in this tradition that keep its people hold each other’s hand even this tradition formed as a competition. Using qualitative method and phenomenological approach, this research aims to understand what kind of peace culture that happened to be formed by that tradition. Subjects of this research consist of four categories of people in the structure of Pacu Jalur Tradition, which are partuo (people considered as the chiefs of the region), dukun jalur (person with paranormal powers), anak pacu (young men for running the Jalur at the race) and the society itself, one person from each category. This research shows what makes these people keep living in peace side by side is that this tradition provides them chances to fulfill their various needs and interactions that happen because of this tradition make their social cohesiveness stronger and finally this society is forming a pattern of consensual peace.

Keywords: Peace Culture, Pacu Jalur, Social Cohessiveness, Choice Theory

Judicium??

August 12th, 2009 § 1 Comment

whua.. tiba tiba keinget 2 bulan lalu,,
abis sidang dikasih waktu 1bulan buat revisi,,
eh malah sibuk sibuk kegiatan ampe deadline gak kekejar,,
panik,, nyesel,, stress,, weeeiiyyyhhh pokoknya komplit pas kejadian itu perasaannya,,
untungnya para dosen yang diserahi revisi tidak banyak bertanya mengapa terlambat dan nerima aja,,

wuiiihhh,,
lega bangeeeeetttt,,
\(^0^)/

akhirnya daku bisa yudicium juga,,,
walaupun satu bulan setengah setelah ujian,,
:mrgreen:

*hanya cerita iseng yang cukup tidak penting*

Where Am I?

You are currently browsing the Coretan Jiwa category at ,,'n d heart isn't unheard,,.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 306 other followers